Serba-Serbi PPPK, Pegawai Setara PNS?

0
188
pppk

Assalamualaikum hallo apa kabar para pembaca yang budiman? Semoga sehat selalu ya. Untuk anda yang tahun lalu mencoba mendaftar CPNS namun belum rejeki, dan juga untuk anda yang ingin menjadi pegawai yang posisi dan hak nya mirip dengan PNS mungkin ini adalah jawabannya. Saat ini pemerintah melalui UU ASN tahun 2014 dan PP no 49 tahun 2018 tentang Manajemen PPPK telah mengakomodir peluang atas anda yang ingin bekerja di dunia pemerintahan.

Download PP No 49 Tahun 2018 – Tentang Manajemen P3K

Hal ini merupakan hal yang baru di negara kita. Sehingga masih banyak orang yang belum tahu apa sih sesungguhnya PPPK itu. Oleh karena itu ijinkan saya merangkum dari berbagai sumber mengenai apa itu PPPK. Oleh karena itu mari langsung saja ke inti dari tulisan ini. Let’s go..

FAQ PPPK


Apa itu PPPK?

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian kerja atau PPPK atau bisa disingkat dengan P3K adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dan dalam jangka waktu tertentu. P3K merupakan bagian dari ASN, sama seperti PNS.

BACA JUGA : APA ITU CPNS?

Apakah PPPK sama dengan Honorer?

Hal ini menjadi sesuatu yang paling banyak di miss persepsikan. Tidak sedikit yang menyangka bahwa P3K adalah pengganti profesi Honorrer (Honorer versi baru) atau peralihan status dari Honorrer atau profesi bagi honorer yang tidak lulus CPNS. Lalu bagaimana faktanya?

Faktanya adalah P3K bukan tenaga honorer versi baru, P3K diperuntukan bagi siapapun yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan atau ingin bekerja bagi pemerintah dalam jangka waktu tertentu.

Oh iya setelah ada peraturan mengenai PPPK ini artinya sudah tidak ada lagi rekrutmen tenaga honorer dalam bentuk apapun.

Dengan skema PPPK, saya tegaskan kepada seluruh instansi pusat dan daerah bahwa rekrutmen tenaga honorer tidak boleh lagi dilakukan dalam bentuk apapun,”

– Presiden Jokowi pada puncak perayaan Hari Guru Nasional dan HUT ke-73

Adakah kekhususan bagi tenaga Honorer yang ingin menjadi P3K?

Tidak ada pengangkatan langsung dari Honorer menjadi P3K, semuanya harus melalui seleksi terbuka berdasarkan sistem merit. Namun bagi tenaga Honorer, menjadi P3K tentu membuka peluang lebih besar daripada menjadi CPNS. Karena batas usia CPNS adalah 35 tahun. Sedangkan pada P3K batas usia lebih fleksibel.

pppk 2019
P3K 2019 – detik.com

 

Syarat untuk menjadi PPPK?

Menurut pasal 16, PP 49 Tahun 2018 setiap Warga Negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PPPK untuk Jabatan Fungsional (JF) dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

syarat p3k
persyaratan p3k 2019 – detik.com
  • Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 1 (satu) tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • Tidak pernah dipidana penjara dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan penjara 2 (dua) tahun atau lebih;
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, atau diberhentian dengan tidak hormat sebagai pegawai swasta;
  • Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
  • Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;
  • Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lebaga profesi yang berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan;
  • Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan pesyaratan jabatan yang dilamar; dan
  • Persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK.

Apa saja hak PPPK?

Berdasarkan BAB VI UU Nomor 5 Tahun 2014 pasal 21, PNS berhak memperoleh:

  1. gaji, tunjangan, dan fasilitas;
  2. cuti;
  3. jaminan pensiun dan jaminan hari tua;
  4. perlindungan; dan
  5. pengembangan kompetensi.

Sedangkan Pasal 22, P3K berhak memperoleh:

  1. gaji dan tunjangan;
  2. cuti;
  3. perlindungan; dan
  4. pengembangan kompetensi.

Jika di perhatikan dengan seksama perbedaan antara hak PNS dan PPPK ada pada fasilitas dan tunjangan hari tua. Selain itu semua hak nya sama seperti PNS.

Berapa Gaji PPPK?

Pada saat ini belum ada peraturan yang secara spesifik mengatur mengenai gaji dan tunjangan PPPK. Selama belum ada ketentuan ini PPPK diberikan gaji dan tunjangan sesuai dengan ketentuan gaji dan tunjangan PNS yang besarannya diatur dengan Peraturan Presiden.

“Mereka enggak ada perbedaan (dengan gaji PNS), dari hak keuangannya sama. Mereka akan diberikan gaji UMR sesuai daerahnya masing-masing, juga berbagai tunjangan seperti yang didapat ASN (Aparatur Sipil Negara),” –

Bima Haria (Kepala BKN)

Bagaimana masa kerja/ atau kontrak PPPK?

Berdasarkan pasal 98 UU ASN, Masa perjanjian kerja paling singkat 1 (satu) tahun
dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan berdasarkan penilaian kinerja. Jadi apabila tenaga PPPK memiliki kinerja yang tidak sesuai dengan penilaian minimum, maka kontrak kerja bisa tidak diperpanjang atau dengan kata lain diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.

Dan untuk durasi Perpanjangan Hubungan Perjanjian Kerja bagi PPPK yang menduduki JPT Utama dan JPT Madya tertentu paling lama 5 (lima) tahun.

Apakah PPPK mendapatkan pensiun?

Berdasarkan penjelasan pada poin di atas, PPPK tidak mendapatkan tunjangan pensiun seperti PNS. Namun tenaga PPPK bisa mengajukan diri agar mendapat dana pensiun, dengan kesepakatan gajinya mau dipotong selama bersedia ikut program pensiun untuk PPPK.

Misalnya Taspen mengadakan itu, boleh saja tenaga PPPK memotong uang premi dari gajinya dan dibayarkan ke sana. Sehingga ketika pada akhir tahun kontrak mendapatkan tunjangan pensiunnya.

Tahapan seleksi P3K


tahapan seleksi p3k
Tahapan seleksi P3K – detik.com

Tahapan seleksi P3K dapat diakses di sscasn.bkn.go.id , kemudian lakukan pendaftaran disitu.

alur prndaftaran p3k
alur prndaftaran p3k

Setelah mendaftarkan diri, untuk seleksi P3K akan terbagi menjadi dua tahap, yakni seleksi administrasi dan seleksi kompetensi. Di lanjutkan dengan tes Wawancara dan tes lainnya jika diperlukan.

BACA JUGA : TAHAPAN TES CPNS DARI AWAL SAMPAI LULUS

Untuk seleksi kompetensi terdiri dari:

  1. Kompetensi manajerial. Kompetensi Manajerial adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dikembangkan untuk memimpin dan/atau mengelola unit organisasi.
  2. Kompetensi sosio kultural. Kompetensi Sosial Kultural adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dan dikembangkan terkait dengan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku dan budaya, perilaku, wawasan kebangsaan, etika, nilai-nilai, moral, emosi dan prinsip, yang harus dipenuhi oleh setiap pemegang Jabatan untuk memperoleh hasil kerja sesuai dengan peran, fungsi dan Jabatan.
  3. Kompetensi teknis. Kompetensi Teknis adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur dan dikembangkan yang spesifik berkaitan dengan bidang teknis Jabatan.

Kemudian pelamar dinyatakan lulus apabila memenuhi nilai ambang batas. Setelah itu pelamar dapat mengikuti tahapan wawancara untuk menilai integritas dan moralitas sebagai bahan penetapan hasil seleksi.

Lowongan Formasi PK3 2019

Setelah mengetahui secara umum apa itu P3K. Tentu yang paling ditunggu adalah bagaimana lowongan P3K tahun 2019 ini? Berdasarkan informasi terbaru dari website Kempan RB, proses prekrutan P3K tahap 1 dimulai tanggal 8 Februari 2019.

Formasi yang dibuka adalah :

  1. P3K Penyuluh Pertanian di Kementerian Pertanian, sekitar 150.000 eks Tenaga Honorer Kategori II dan penyuluh pertanian dan sudah terdaftar di database BKN dapat mendaftar. Mempunyai kualifikasi pendidikan minimal SMK bidang pertanian atau SLTA plus sertifikasi di bidang pertanian.
  2. P3K Guru, yang berada di lingkungan pemerintah daerah, mempunyai kualifikasi pendidikan minimal S-1 dan masih aktif mengajar sampai saat ini.
  3. P3K Tenaga Kesehatan, pendidikan minimal D-III bidang kesehatan dan mempunyai sertifikat (STR) yang masih berlaku (bukan STR internship), kecuali untuk Epidemiolog, Entomolog, Administrator Kesehatan, dan Pranata Laboratorium Kesehatan mempunyai kualifikasi pendidikan D-III/S-1 Kimia/Biologi

Berdasarkan database BKN, tercatat sebanyak 5.527 eks THK-II bidang kesehatan, dan guru/dosen sebanyak 129.938 orang. Adapun penyuluh pertanian, tercatat 15.355 orang, terdiri dari penyuluh pertanian yang direkrut oleh pemda sebanyak 454 orang dan penyuluh pertanian yang direkrut oleh Kementerian Pertanian sebanyak 14.901 orang.

“Kita memang kekurangan guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian,”

-Menpan RB

Jadwal seleksi PK3

Berdasarkan jadwal dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) PPPK tahun 2019, tiap instansi yang melakukan rekrutmen PPPK melakukan pengumuman pada tanggal 8-16 Februari 2019 sekaligus mengecek dan verifikasi data peserta rekrutmen. Adapun pendaftaran dilakukan pada 10-16 Februari, dan pengumuman hasil verifikasi administrasi dilakukan pada 18 Februari 2019.

Seperti pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen PPPK tahap I juga akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penggunaan teknologi dalam rekrutmen ini, bertujuan untuk menghindari kecurangan, terutama untuk mereduksi adanya calo. Juga, dalam rangka mendekatkan lokasi seleksi kepada peserta, agar peserta tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar.

Sesuai jadwal, pelaksanaan tes dengan CAT digelar dua hari, yakni pada 23-24 Februari. Setelah itu, BKN bersama dengan pemda melakukan pengolahan nilai tes pada tanggal 25 sampai dengan 28 Februari, dan pengumuman kelulusan diharapkan pada tanggal 1 Maret 2019.

Untuk rekrutmen tahap selanjutnya, Kempan RB sudah mulai merancang dan juga mempublikasikan Pemerintah Daerah mana saja yang sudah menyampaikan usulan rekrutmen PK3 untuk tenaga Guru, Tenaga Kesehatan dan Penyuluh Pertanian Tahun 2019.

Download Daftar Pemerintah Daerah yang Telah Menyampaikan Usulan Pengadaan PPPK (Guru, Tenaga Kesehatan dan Penyuluh Pertanian) Tahun 2019

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here