Tips Lulus SKD – Inilah Rahasia Saya Ranking 1 Tes CAT CPNS 2017

4
1134
Tes CAT SKD
Tes CAT SKD

Lulus SKD merupakan hal yang gampang-gampang susah. Dan bagi orang yang sudah melaksanakan tes CAT SKD, baik yang lulus passing grade atau tidak, tentu sudah merasakan betapa krusial nya tes ini. Saya pun merasakan hal demikian. Pada saat itu saya berfikir apapun yang terjadi nanti, pokoknya harus lulus tes SKD nya bagaimanapun usahanya.

Berbicara mengenai SKD, harus diakui tes ini adalah tes yang paling mendebarkan dari seluruh tahapan seleksi CPNS. Mengapa? Yuk langsung saja kita bahas di bawah.

Mengapa tes CAT SKD BKN begitu mendebarkan?

Sebelum ke inti bahasan, mari kita lihat terlebih dahulu alasan-alasan mengapa tes SKD ini begitu mendebarkan bagi kebanyakan orang :

  1. Tes di ikuti oleh jutaan orang

Di tahun 2017 total peserta yang mengikuti seleksi CPNS adalah 2,4 juta orang. Banyak sekali bukan? Hal ini menjadikan persaingan menjadi sangat ketat dan juga peluang untuk lulus passing grade menjadi semakin kecil.

2. Bersaing dengan peserta dari kampus ternama

Apabila anda berasal dari kampus yang jarang terdengar namanya, tentu menjadi sebuah tekanan karena harus bersaing dengan orang-orang dari kampus ternama seperti UI,UGM,ITB,ITS dll. Saya pun merasakan hal ini.

3. Materi yang dipelajari sangat banyak

Untuk hal ini gak perlu di tanya lagi. Buktinya buku persiapan tes CPNS di toko buku sama tebalnya dengan buku ensiklopedia. Selain itu buku nya pun laris manis bak kacang goreng.

Nah karena materi nya sangat banyak, banyak orang yang bingung harus mulai belajar dari mana. Hal ini di manfaatkan dengan baik oleh pihak tertentu yang melihat ini sebagai peluang bisnis. Banyak yang membuka jasa bimbingan belajar CPNS yang nilai nya jutaan rupiah.

Baik,, setelah mengetahui hal apa saja yang menjadi tantangan bagi banyak orang, ijinkan saya mensharingkan mengenai bagaimana cara saya mempersiapkan diri sehingga bisa lulus tes CAT SKD dengan nilai yang baik.

Agar lebih mudah dipahami saya membagi menjadi 2 bagian.

1. Persiapan sebelum tes

a. Motivasi yang kuat

Selain selalu berdoa, saya memiliki tujuan yang kuat mengapa saya harus lulus menjadi cpns umum nya dan lulus tes SKD ini khususnya. Saya berfikir hal ini bukan hanya untuk diri saya tapi untuk istri dan anak saya. Saya merasa dengan menjadi PNS akan membuat keluarga saya aman karena apabila saya ‘pergi’ dengan lebih cepat masih ada dana pensiun yang bisa setidaknya kebutuhan hidup dasar anak istri saya.

b. Teknik belajar yang efektif

  • Ketahui apa yang akan di pelajari, sebelum belajar pastikan tahu dulu materi apa yang mau di pelajari untuk lulus SKD. Jangan sampai mempelajari hal yang tidak di ujikan. Untuk tes SKD ini sudah cukup jelas apa saja yang akan diujikan. Bocoran jenis-jenis soal bisa di coba sendiri di website simulasi CAT SKD BKN.
  • Mencicil waktu belajar, untuk lulus SKD CPNS 2018 ini seharusnya waktu belajar yang dimiliki lebih banyak dari pada tes SKD tahun lalu. Karena informasi mengenai akan adanya pembukaan CPNS 2018 sudah ada dari tahun 2017 lalu, hal ini berbeda dengan tes CPNS 2017. Untuk saya pribadi, pada saat itu saya belajar minimal 4 jam perhari selama 30 hari terus menerus tanpa henti. 
  • Hapalkan dan pahami, setelah mengetahui materi apa saja yang akan di ujikan. Hapalkan materi tersebut dan pahami. Pada saat saya tes SKD, alhamdulilah saya bisa menghapalkan isi pembukaan UUD 1945, beserta pasal dan ayat nya karena hal ini sangat penting. Banyak soal mengenai UUD atau soal yang jawabannya ada di pasal/ayatnya. Untuk hal batang tubuh UUD 1945, saya tidak menghapal buta setiap kata-kata nya. Cukup hapalkan saja garis besarna.
  • Tulis di atas kertas, sudah terbukti secara ilmiah bahwa belajar dengan cara menuliskan di kertas lebih ‘nempel di otak’ di bandingkan hanya di baca saja materi nya.
  • Gunakan variasi warna, untuk menulis di atas kertas saya selalu menggunakan pulpen 4 warna plus stabilo agar tulisan mudah di baca dan mudah masuk kedalam otak. Dengan menggunakan warna kita pun dapat melihat dengan mudah mana kata kunci dari kalimat yang sedang di pahami/pelajari
  • Hapalkan sebelum dan sesudah tidur, teknik ini saya gunakan untuk menghapal setelah di siang atau sore hari nya saya belajar dan memahami sebuah materi. Dengan menghapal sebelum tidur, saya merasa materi yang sudah dipelajari lebih ‘lengket’ di otak. Setelah sebelum tidur menghapal, saya mengecek lagi hapalannya pagi setelah bangun tidur.
  • Latihan simulasi, selain latihan simulasi di website BKN, saya pun latihan menggunakan aplikasi simulasi offline yang saya kumpulkan dari berbagai sumber di internet. Semakin sering latihan maka semakin banyak dan kuat pula pengetahuan yang dimiliki.

2. Persiapan pada saat tes

a. Sebelum tes di mulai

  • Doa restu dari orang tua dan pasangan

Hal ini merupakan hal yang paling penting sebelum berangkat ke tempat tes. Dengan restu dari orang tua ataupun pasangan (istri/suami) maka insya allah, Allah akan memudahkan seluruh ujian dari awal sampai selesai. Saya pun melakukan ini, dan alhamdulilah semua nya berjalan dengan lancar.

  • Pastikan tidak ada masalah pencernaan

Buat anda yang suka pedas, pastikan untuk puasa dulu makan pedasnya minimal satu atau dua hari sebelum hari ujian. Jaga juga kondisi kesehatan, jangan sampai terkena diare atau sakit maag

  • Pastikan tidak lapar

Nah ini juga penting, jangan sampai pas sewaktu mengerjakan ujian, perut keroncongan gak karuan. Pastikan satu atau dua jam sebelum ujian perut sudah kenyang. Kalau tidak sempat, bisa makan di kantin BKN atau makan bekal yang di bawa dari rumah.

  • Pastikan tidak ngantuk

Dua hari sebelum ujian, saya mencoba agar memiliki waktu tidur yang cukup. Saya tidak begadang, dan juga tidak belajar sampai semalaman. Karena kalau ngantuk pas sebelum ujian cpns SKD. Pastinya akan mengurangi saya konsentrasi otak.

b. Pada saat tes di mulai

  • Pahami bahwa 1 jawaban benar sangat berharga

Kita perlu pahami bahwa 1 soal yang kita kerjakan dengan benar memiliki nilai yang sangat berharga. Karena persaingan sangat ketat, perbedaan nilai sedikit saja bisa memiliki dampak yang berbeda untuk masa depan. Jadi jangan terburu-buru dalam mengerjakan soal, kerjakan dengan santai tapi tetap mengatur waktu.

  • Duduk di kursi paling depan

Pada saat ujian SKD, saya berusaha untuk duduk di paling depan. Kaitannya agar, apabila ada orang yang selesai terlebih dahulu tidak mengganggu konsentrasi saya yang masih mengerjakan soal. Hal ini pun terbukti bermanfaat, karena pada saat itu entah kenapa komputer yang saya gunakan eror. Alhasil saya 3 menit lebih lambat dalam mengerjakan soal.

Baca juga : Pengalaman saya tes CPNS dari awal sampai lulus

  • Kerjakan dulu soal yang paling mudah

Pada saat mengerjakan soal, strategi saya adalah :

– Kerjakan soal yang mudah dan yakin benar

– Kerjakan soal yang panjang dan yakin benar

– Kerjakan soal yang pendek tapi masih bisa dipikirkan pakai logika

– Kerjakan soal yang panjang tapi masih bisa dipikirkan pakai logika

– Kerjakan soal yang tidak bisa pakai logika, kerjakan di menit-menit terkhir.:D

  • Gunakan kertas buram, maksimalkan alat tulis

Walaupun peserta mengerjakan ujian di komputer, panitia tetap memberikan alat tulis berupa pensil dan kertas. Saya sangat memaksimalkan sekali hal ini, semua soal yang berbau logika pasti saya tulis di kertas.

Bahkan yang ngasal pun saya tulis di kertas, walaupun ngasal kan kita punya feeling kira-kira dari beberapa pilihan jawaban yang ada mana yang kira-kira benar dan salah. Teknisnya saya tulis dulu A B C D nya, kemudian coret soal yang dirasa salah. Karena bisa saja kita lupa, berdasarkan hasil ‘penerawangan’ kita mana pilihan soal yang di anggap salah.

Kesimpulan

Alhamdulilah bisa juga lulus SKD, ini karena usaha dan doa yang kuat tentu tidak akan pernah menghianati hasil 🙂

Kesimpulannya tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini termasuk untuk lulus ujian SKD bahkan lulus CPNS sekalipun. Apabila ujian ini mendebarkan, saya pun mengalami hal tersebut. Saya tidak memiliki otak cerdas diatas rata-rata, saya pun tidak pernah juara kelas, saya bukan berasal dari kampus ternama, saya juga bukan orang kaya yang ikut kursus persiapan ini itu.

Saya bisa lulus karena motivasi serta tujuan yang jelas dan kuat, serta saya mempersiapkan diri dengan serius baik dalam berdoa maupun belajar. Mungkin saya memang kalah pintar, tapi saya yakin tidak kalah rajin dari orang lain.

Oh iya kalau boleh jujur, sebenarnya faktor keberuntungan atau hoki sangat kental disini. Namun saya yakin keberuntungan adalah dimana sebuah persiapan bertemu dengan kesempatan, sehingga Allah pun tidak rela untuk  tidak mengabulkan usaha dan doa hambanya.

Akhir kata, mohon maaf rekan-rekan, saya menulis judul post ini seperti itu bukan bermaksud untuk sombong, tetapi semata-mata hanya untuk memotivasi rekan-rekan semua. Jika saya bisa, tentu andapun bisa. Tetap semangat dan terus berusaha dalam belajar dan berdoa. Insya allah pasti bisa. Saya doakan untuk anda yang membaca tulisan ini sampai habis bisa lulus dengan lancar tes CPNS nya. Aaamiin ya rabbalalamin

Mohon maaf apabila ada salah kata, karena kesempurnaan hanya milik Allah dan kesalahan tentu milik saya. 

Wassalammualaikum Wr Wb.

4 COMMENTS

  1. waktu ikut cpns dulu nilai SKD saya 386, tapi yang diminta cuma 8 dan nilainya diatas saya semua, walhasil saya pun sekarang terdampar di badan penyelanggara jaminan sosial yang saat ini sedang naik daunnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here