4 Tips Komunikasi Efektif Via Chat

0
284
tips chating

Masih ingat di memori kita, dahulu apabila seseorang ingin melepas rindu atau menyampaikan sebuah berita, pilihan utama nya adalah datang ke warung telepon alias wartel. Kemudian waktu terus berjalan, hadirlah komunikasi melalu teks yaitu pager. Selanjutnya teknologi yang terus berevolusi menjadikan komunikasi suara dan pesan hadir di satu alat bernama ponsel.

Dan saat ini ponsel pun terus berkembang, yang tadinya hanya berkirim pesan singkat. Sekarang bisa di gunakan untuk berkomunikasi melalui video secara langsung, kualitas telepon yang lebih jernih, dan juga pesan berupa teks yang tanpa batas apabila melalui aplikasi instant messanger.

Dari segala fitur komunikasi di dalam sebuah ponsel, fitur berkirim pesan lah yang paling banyak di gunakan karena murah dan simple. Namun bukan komunikasi pesan melalui SMS melainkan komunikasi pesan melalui aplikasi pesan instan.

Karena aplikasi pesan instan sangat populer dan hampir selalu di gunakan artinya penting bagi kita untuk memaksimalkan jalan nya komunikasi melalui aplikasi tersebut. Oleh karena itu saya ingin mensharingkan kepada para pembaca semua tentang tips bagaimana memaksimalkan komunikasi via chat atau pesan instan.

Oh iya tips yang di sharingkan ini adalah dalam konteks profesional, artinya komunikasi formal dalam bisnis atau pekerjaan dan juga bisa dalam konteks semi formal.

Oke kalau begitu sebelum anda baca tulisan ini sampai habis, tanpa berlama-lama kita langsung saja menuju poin pertama.

Sebut namanya


sebut nama

Sadarkah anda bahwa nama adalah kata terindah bagi setiap orang. Untuk membuktikannya saya yakin pernah ada satu momen di hidup anda, dimana ada orang yang anda hormati atau anda sukai atau juga anda tidak kenal sebelum nya, tetapi dia memanggil nama atau tau nama anda?

Setelah orang tersebut memanggil nama anda, bagaimana perasaan anda, luar biasa senang bukan?

“wah dia kok tau nama gue sih, tau dari mana ya?”, gumam anda dalam hati dan dengan perasaan senang.

Nah kira-kira begitulah respon seseorang yang di panggil namanya.

“Nama adalah kata terindah bagi setiap orang” – Irfan Hikmatiar

Lalu kabar baiknya adalah, hal ini pun berlaku juga di dunia online dan perpesanan. Ya walaupun efeknya tidak sebesar apabila di dunia nyata. Memanggil nama pun tetap memiliki efek yang positif di dunia online.

Semakin sering anda menyebutkan nama lawan chating anda, maka lawan chating anda secara tidak sadar akan merasa chat nya lebih personal dan merasa bahwa anda lebih ramah dan dekat.

Berikut adalah contoh percakapan yang menyebutkan nama dan tidak menyebutkan nama. Bayangkan bahwa anda adalah lawan bicara orang tersebut.

Contoh 1

A : “Assalamualaikum Pak Budi, bagaimana kabarnya?”

B : “Assalamualaikum Pak, bagaimana kabarnya?”

Contoh 2

A: “Setelah pak Budi melihat daftar produk, rencananya bapak mau ambil produk yang mana?

B: “Setelah bapak melihat daftar produk, rencananya bapak mau ambil produk yang mana?

Setelah anda membaca 2 contoh di atas. Kira-kira jika anda sebagai pak Budi, anda merasa lebih nyaman dengan percakapan A atau yang B,, Tentu dengan percakapan yang A bukan?

Tips

Jangan lupa untuk selalu menggunakan huruf besar di awal pada saat menuliskan nama

Contoh : Bukan “Bapak andi” tetapi “Bapak Andi”

Aktif gunakan emoticon


emoticon

Manusia adalah makhluk yang selalui memaknai setiap peristiwa. Baik memaknai secara positif maupun negatif. Makanya tidak heran ada orang yang selalu negatif terus pikiran nya, tetapi ada juga yang selalu berfikir secara positif.

Selain itu makna yang di dapat setiap orang pun dapat berubah-ubah tergantung bagaimakan kondisi emosi saat itu. Apakah marah, sedih, senang dan lainnya. Kondisi emosi pun dapat berubah berdasarkan kondisi orang tersebut apakah sedak capek, sakit, semangat dan lain lain.

Hal itu pun berpengaruh terhadap bagaimana cara orang merespon sebuah chat.

Contoh :

A: “Kenapa barang saya belum sampai ya, padahal sudah dua hari?”

B1: “Mohon maaf paket yang sudah di kirim, di luar tanggung jawab kami. Karena sudah berada di pihak pengiriman “

B2: “Mohon maaf  paket yang sudah di kirim di luar tanggung jawab kami. Karena sudah berada di tanggung jawab pihak pengiriman 🙂 “

Perhatikan perbedaan respon B1 dan B2. Letak perbedaannya hanyalah di ujung pesan, B1 tidak menyertakan emot smile, sedangkan B2 menyertakan emot smile.

Sekarang bayangkan jika anda dalam keadaan emosi. Kira-kira adakah perbedaan dampak antara pesan yang di sertakan emot smile dan tidak?

Normalnya efek smile akan menjadikan emosi lebih menurun. Sedangkan dengan tidak adanya smile anda yang sedang emosi cenderung secara subjektif akan menilai chat B1 adalah orang yang “ngeselin” padahal bisa saja tidak seperti itu.

Seminimal mungkin menggunakan singkatan kata


singkatan kata

Poin selanjutnya yang penting untuk anda perhatikan adalah kata yang di singkat. Mungkin di komunikasi pesan 10 tahun lalu seperti SMS, hal ini wajar karena terdapat batasan jumlah karakter maksimal. Tetapi untuk pola komunikasi saat ini yang menggunakan aplikasi chat, menyingkat kata tidak relevan lagi karena tidak ada jumlah karakter maksimal.

Menyingkat kata memang bisa mempercepat pengetikan pesan, tapi hal ini juga berdampak buruk apalagi untuk sebuah komunikasi yang penting seperti bisnis atau pekerjaan. Menyingkat kata dapat membuat orang lain salah merepresentasikan kata. Sehingga makna yang di terima oleh lawan bicara bisa salah dan tidak sesuai dengan maksud sebenarnya.

Selain itu anda pun terlihat kurang profesional, dan malah menjadikan anda lebih mirip anak sekolah.

Menyingkat kata tidaklah masalah apabila kata tersebut merupakan kata yang umum untuk disingkat seperti:

Yang = yg

Dimana = dmn

Sama-sama = sama2

Dan berbagai kata lainnya.

Tetapi apabila :

Saya = sy

Ketemu = ktm

Baru = br

Mobil = mbl

Dan berbagai kata lainnya.

Yang apabila di gabung menjadi sebuah kalimat menjadi “Sy kmrn ktm mbl br bpk” malah jadi terlihat seperti “alay” bukan? Dan realitanya ada loh yang sampai separah itu menyingkat kata dalam sebuah chat.

Gunakan tanda baca yang jelas


tanda baca

Pengunaan tanda baca, terutama koma, titik, tanda seru dan tanda tanya. Merupakan hal yang penting dalam sebuah pesan chat. Dan yang paling sering di abaikan adalah penggunaan tanda koma. Tentunya anda paham bahwa koma berfungsi sebagai tanda untuk jeda sejenak.

Artinya, chat (terutama chat panjang) yang tidak menggunakan koma, sama dengan orang yang berbicara tanpa ada jedanya sama sekali. Tentu hal ini membuat pusing lawan bicara nya bukan? Tanda koma di gunakan agar chat tidak seperti orang yang sedang berbicara tanpa henti, sehingga pesan lebih mudah di pahami lawan chat.

Pengalaman saya pribadi, masih banyak sekali lawan chat yang ketika menuliskan pesan, perlu usaha ekstra untuk memahami makna pesannya. Hal itu dikarenakan tidak digunakannya tanda baca, atau di gunakan nya tanda baca secara tepat. Hal ini tentu dapat mengakibatkan miss komunikasi yang akan berdampak kurang baik bagi kedua belah pihak.

Tips

Baca kembali pesan yang anda akan kirimkan ke lawan chat anda, tempatkan diri anda sebagai lawab chat yang akan membaca pesan anda. Apakah pesan anda dibaca dengan mudah? Jika tidak pastikan untuk menggunakan tanda baca yang tepat agar mudah di baca dan tidak menjadikan miss komunikasi.

Akhir kata


Komunikasi via chat memang sederhana, tetapi sebagai seorang pebisnis atau profesional tentu perlu tampil dan terlihat baik serta menyenangkan di depan lawan chat kita. Dengan chat yang lebih menyenangkan tentunya akan meningkatkan konversi penjualan atau meningalkan kesan yang baik di hati lawan chat anda.

Sekian dari saya, apabila anda menyukai artikel ini anda boleh klik Like atau share di tombol di bawah ini. Atau anda boleh ketikan pertanyaan melalui kolom komentar di bawah. Terimakasih 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here